Selasa, 09 Oktober 2012

Artikel Banjir

Ayo Cegah BANJIR !

Di ibukota negara Indonesia ini yaitu DKI Jakarta, masih banyak omongan tentang yang namanya Banjir. banjir, banjir, dan banjir itulah yang sering di keluhkan dan di bicarakan oleh warga jakarta. Tak kenal kaya dan tak kenal miskin banjir dapat menyerbu siapa saja jika musim hujan tiba pada waktunya. Dari penduduk yang berada pada bantaran kali maupun penduduk yang tinggal di komplek - komplek mewah. 

Banjir pada hakikatnya yaitu salah satu output dari pengelolaan DAS yang tidak baik dan tidak tepat. “Apa itu DAS ?” DAS adalah dearah aliran sungai yang kita kenal sebagai got dan juga kali. Sekarang kita tahu bahwa aliran got dan kali sudah sangat memperhatikan sekali keadaannya. contoh nya saja daerah bantaran kali ciliwung yang terkenal dengan daerah rawan banjir, di bantaran kali ciliwung ini sudah banyak sekali sampah – sampah yang berserakan yang dapat menyumbat aliran air kali, dan ketika musim hujan datang, air tidak dapat mengalir yang diakibatan oleh penyumbatan oleh sampah, dan berdampak yaitu banjir. 

Selain itu banjir juga dapat diakibatkan oleh curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi, contohnya saja curah hujan pada saat banjir jakarta pada tanggal 18 januari 2002, disebabkan oleh curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi yaitu sebesar 105 mm/ hari, kemudian banjir kedua pada tanggal 30 januari 2002 yang disebabkan oelh intensitas hujan yang cukup tinggi yaitu sebesar 143 mm/ hari. Padahal curah hujan di atas 50mm/hari patut diwaspadai. 

Banjir juga dapat terjadi akibat kiriman air dari hulu atas yaitu daerah bogor, cianjur, dan puncak yang mengalir ke hulu bawah yaitu jakata. Dengan kapasitas air dari hulu atas sangat tinggi, maka hulu bawah akan sulit untuk menerima semua debit air yang berakibat tidak tertampungnya air dan membludak ke jalan. Ditambah lagi kali yang banyak sampah – sampah yang dapat menyumbat aliran air. 

Banjir itu sangat tidak enak dan juga sangat merugikan diri kita dan orang banyak, maka bagi warga jakarta marilah kita jaga dan pelihara lingkungan kita agar kita dapat terbebas dari yang namannya banjir. Kita dapat melakukan hal – hal yang positif untuk penanganan banjir yang cukup hebat ini dengan (1) tidak membuang sampah ke sungai yang akan berakibat penyumbatan pada aliran sungai, (2) Setiap keluarga melalui RT/RW harus selalu melakukan koordinasi di daerahnya masing-masing terutama di daerah rawan banjir untuk mengurangi resiko yang mereka hadapi, (3) membersihkan selokan dari sampah dan kotoran pada setiap 2 minggu sekali dengan cara bergotong – royong, (4)menanam pohon agar air dapat meresap pada tanah , dan (5) membuat dearah resapan air . 

Jadi, mulai sekarang kita khusunya warga jakarta harus segera bertindak dan melawan yang namanya banjir banjir dan banjir . berikan lah perubahan oleh kota kita tercinta. 

       ”ini untuk kota kita, ini untuk kita, ini untuk kebebasan kita , dan ini untuk anak cucu kita “ 

                             Go Green kota Jakarta !

0 komentar:

Poskan Komentar